Dalam Islam, Perempuan sangat berharga sehingga Wajib dijaga. Hukum-hukum Islam ditetapkan oleh Allah ta’ala dengan maksud untuk menjaga kehormatan Perempuan.
Pertama,Hukum Islam ,menjadikan 2 kehidupan bagi manusia, yaitu kehidupan khusus didalam rumah dan kehidupan umum diluar rumah. Didalam rumah, perempuan hidup sehari-hari bersama Mahram dan saudara-saudara perempuan mereka. Siapa saja yang hendak memasuki kehidupan Khusus (didalam rumah) harus meminta Izin kepada pemilik rumah. Ini dimaksudkan supaya Perempuan –yang di rumah boleh melepas Hijab– tidak terlihat oleh lelaki yang bukan Mahramnya (An-Nur: 27)
 
Dalam kehidupan umum, Islam mewajibkan wanita untuk menggunakan pakaian luar rumah yang menutupi tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangannya (Hijab). Perempuan wajib menggunakan Hijab (Al-Ahzab : 59)
 
Marilah kita bandingkan dengan aturan yang lain, (contohnya: Kapitalisme, Feminisme dll). Feminisme yang lahir dari Akidah Kapitalisme tidak mengatur kehidupan manusia seperti Islam. Siapa saja boleh masuk rumah orang lain tanpa izin, akibatbnya lelaki Asing leluasa masuk dan merusak kehormatan Wanita. Sudah banyak kasus hancurnya Rumah tangga karena Istri memasukkan lelaki Asing kedalam rumah. Banyak sekali kasus perzinahan remaja yang dilakukan dirumah ketika orangtuanya tidak ada. Banyak sekali akibat buruk akibat Kehidupan khusus dalam rumah tidak diterapkan.
 
Disisi lain, Feminisme memandang, pakaian Muslimah (jilbab dan Khimar) sebagai penghambat gerak wanita. Padahal yang terjadi saat wanita mengumbar auratnya adalah terjadinya pelecehan seksual dan mereka akan menjadi objek porno Aksi yang nyata-nyata membahayakan kesucian dan kehormatan dirinya.
 
Kedua, Islam melarang bepergian jauh tanpa ditemani Mahram mereka. Rasulullah Shallahualai bersabda : “tidak halal wanita yang mengimani Allah dan hari Akhir yang melakukan perjalanan sehari semalam kecuali bersama Mahramnya”.
 
Sementara itu ide barat (Feminisme) dengan dalih kebebasan memperbolehkan wanita bepergian menempuh perjalanan lebih dari semalam tanpa disertai oleh mahram. Tak jarang karena itulah banyak wanita yang meninggalkan keluarga dan kewajibannya. Sementara sepanjang perjalanan, bahaya bisa saja mengancam wanita itu setiap saat. Lantas, siapa yang akan melindunginya dan membelanya dalam kondisi itu? Inikah yang disebut KEBEBASAN?
 
Kebebasan berprilaku yang digemborkan oleh Kapitalisme memberikan keleluasaan bagi perempuan dan laki-lakiuntuk bergaul bebas, akibatnya banyak kasus hamil diluar Nikah dan kehamilan yang membuat hidup wanita tak bahagia. Wanita yang keperawannya sudah direnggut tidak akan hidup tenang. Belum lagi jika mereka memilih untuk menggugurkan kehamilannya, maka ia akan menghadapi resiko kematian. Kebebasan ini tentu membawa keresahan dalam kehidupan masayarakat. 
 
Islam sungguh memandang wanita berbeda sebagaimana Femisme. Islam mengangkat wanita pada posisi yang tak pernah dicapai wanita dalam peradaban dan agama manapun. Datangnya islam bukanlah sebagai pengekang  bagi wanita yang memberikan   batasan dalam segala hal. Justru islam datang sebagai rahmatal lil’alamin, rahmat bagi seluruh ummat dan karunia terindah bagi wanita.