Sisi Gelap Kehidupan Remaja di Anime Watamote : Ngenes Tapi Lucu!

watamote cover

Bagaimana kehidupan sosial seorang Hikokomori? inilah yang ingin ditampilkan lewat anime Watamote yang dikemas melalui cerita kehidupan sehari-hari diselingi unsur komedi. Anime Watamote sendiri merupakan singkatan dari Judul aslinya Watashi ga Motenai no wa Dou Kangaetemo Omaera ga Warui!. Petamilenial akan mereview anime Watamote kali ini.

Watamote adalah solusi bagi yang merasa bosan dengan cerita Slice of Life yang menampilkan karakter utama baik dan hidupnya penuh kesenangan. Satu-satunya karakter utama anime ini yaitu Kuroko Tomoko adalah karakter ngenes yang tak mampu mengolah kehidupan sosialnya.

Walaupun begitu, anime ini sebenarnya tidak memojokkan kehidupan seorang Hikokomori (phobia sosial), namun lebih mengajak penonton agar mengerti tentang kehidupan mereka lewat karakter utama anime ini.

Kehidupan SMA Hikokomori

watamote
© Nico Tanigawa• SilverLink• Sentai Film Work/ Square Enix/ Watamote

Kehidupan SMA bisa dibilang merupakan masa peralihan dari fase remaja menuju fase dewasa. Kebanyakan siswa akan bertekad melakukan perubahan diri agar menyesuaikan dengan kehidupan masa SMA, tak terkecuali tokoh utama, Tomoko. Ia bertekad agar mempunyai banyak teman di semester pertama ia masuk sekolah.

Namun masalahnya berbulan-bulan berlalu, Tomoko tetap menjadi penyendiri di kelas. Ia tidak memulai pembicaraan dengan siapapun di kelas. Ia terlalu malu untuk berbicara dengan orang lain. Juga merasa terlalu percaya diri, bahwa orang akan mulai mengajaknya ngobrol tanpa ia memulainya terlebih dahulu.

Pada akhirnya Tomoko tidak berbeda dengan kehidupan SMP-nya yang suram. Di rumah ia banyak menghabiskan waktu dengan memainkan video game dan membaca wikipedia. Seringkali ia bertekad ingin melakukan sesuatu hal untuk memperbaiki masa SMA-nya. Misalnya saat ia berdandan menjadi ‘cewek nakal’ agar dikagumi sepupunya, namun berakhir dengan kemarahan ibunya.

Tomoko memiliki seorang adik laki-laki yang populer di SMP-nya. Adiknya bergabung dengan tim sepak bola dan memiliki banyak teman, berbeda dengannya. Tomoko sendiri sering menjadikan adiknya percobaan simulasi kehidupan sosial Tomoko, namun karena kesal adiknya seringkali menolak.

Walau sering canggung dan takut untuk berbicara dengan orang lain, Tomoko bisa berbicara normal dengan keluarganya. Namun karena kelakuannya yang sering membuat jengkel, ia pun sering dimarahi dan dibentak oleh adiknya.

Memahami Watak Anti-Sosial

watamote tomoko
© Nico Tanigawa• SilverLink• Sentai Film Work/ Square Enix/ Watamote

Bisa dibilang Watamote mengemas komedi di cerita ini menjadi dark comedy agar sesuai dengan kehidupan seorang penyendiri (hikikomori). Karena menampilkan sudut pandang orang pertama yakni Tomoko, anime ini sebenarnya mengajak kita untuk memahami pikiran dan perasaan orang yang Phobia Sosial dengan ceritanya yang ringan.

Kuroko Tomoki bukannya tidak ingin berbicara dengan orang lain, ia hanya tidak tau bagaimana cara memulainya. Termasuk untuk menjaganya. Tidak sekali ada siswa yang mengajak Tomoko berbicara, namun karena sering salah paham, pembicaraan tersebut tidak berjalan normal dan tidak berkelanjutan.

Ketua OSIS di sekolah juga selalu memperhatikan Tomoko dan mengajaknya ngobrol. Ia sering ditolong orang lain untuk masalah sepele seperti menyingkirkan semut di leher dan lengannya, namun Tomoko sering salah paham dan mengira orang tersebut menyukainya.

Seorang Phobia Sosial juga memiliki masalah utamanya yakni perasaan gengsi, terutama kepada teman lamanya. Tomoko memiliki teman SMP bernama Yuu yang dulu sering main game bersama. Saat SMA Yuu berubah drastis dari tampilan, badan dan hubungan sosialnya. Tomoko yang gengsi sering berbohong bahwa kehidupan SMA-nya berjalan baik dan normal.

Kadangkala seorang Hikokomori menyalahkan keadaanya sekitarnya yang menyebabkan mereka tidak memiliki teman atau kawan berbicara. Namun lewat anime ini kita diajak untuk memahami sifat dan perasaan mereka lewat ceritanya yang ringan dan penuh humor.

Tentang Watamote

watamote manga
© Nico Tanigawa• SilverLink• Sentai Film Work/ Square Enix/ Watamote

Watamote diangkat dari seri manga berjudul sama Watashi ga Motenai no wa Dou Kangaetemo Omaera ga Warui! yang berarti dalam bahasa inggris No Matter How I Look at It, It’s You Guys’ Fault I’m Not Popular!. Manganya memulai debut 2011 lewat majalah Gangan Online terbitan Square Enix.

Watamote ditulis oleh Mangaka Nico Tanigawa dan diadaptasi menjadi serial anime musim gugur tahun 2013. Watamote sendiri memiliki total sebanyak 12 episode ditambah 1 OVA. Anime produksi SilverLink ini dapat ditonton secara legal melalui layanan Crunchyroll.

Petamilenial.com