Review Irozuku Sekai no Ashita Kara: Dunia Tanpa Warna

irozuku sekai no ashita kara review

Irozuku Sekai no Ashitakara (Iroduku: The World in Colors) merupakan anime Fall yang rilis tahun 2018. Sudah 2 tahun yang lalu anime ini terakhir kali saya tonton, namun ingatannya masih samar-samar di ingatan. Yang pasti, ingatan betapa mengesankannya anime ini membuat saya tertarik untuk menuliskan ulasan atau review singkat anime Irozuku.

Anime ini bercerita tentang dunia yang sedikit sekali manusia yang memiliki kemampuan sihir. Sihir adalah barang langka, namun manusia disana tidak merasa aneh jika melihat sihir. Keluarga Tsukishiro bahkan menjalankan bisnis toko yang menjual barang-barang sihir yang memudahkan aktivitas manusia, seperti bubuk yang bisa menjadi prototipe galaksi atau bintang-bintang.

Keluarga Tsukishiro adalah keluarga yang rata-rata anggotanya dapat melakukan sihir. Tokoh yang dijalankan keluarga ini menjual banyak barang yang sebenarnya sangat dibutuhkan manusia abad modern, misalnya bubuk yang bisa memudahkan pengguna tertidur nyenyak di malam hari.

Namun anime ini tidak bercerita tentang tokoh sihir, namun pemilik tokoh tersebut yakni Tsukishiro Kohaku. Di saat umurnya sudah tua, ia memiliki seorang cucu yang sama sekali tidak bisa melihat warna disekitarnya. Cucunya bernama Tsukishiro Hitomi, seorang gadis yang hanya melihat warna dunia sebatas hitam dan putih.

Di dunia penuh warna yang dihiasi oleh sihir, Hitomi merasa tertekan karena hanya bisa melihat dunia tanpa warna. Karena itu neneknya menggunakan sihir yang dikumpulkannya selama 60 tahun untuk mengirim Hitomi ke tahun 2018 (masa lalu) ketika neneknya masih muda. Dengan tujuan yang belum jelas, Kohaku mengirim Hitomi ke masa lalu dengan sihirnya.

Walau di dunia yang sama, namun karena perbedaan zaman membuat Hitomi sejenak mejadi orang aneh di tahun 2018. Belum lagi, ia mendarat di kamar laki-laki yang sama sekali tidak ia kenal. Panik karena takut dikira mencuri, Hitomi berusaha bersembunyi dan berhasil melarikan diri. Di dunia ini lah, perjalanan Hitomi mencari warna hidupnya.

Pertemanan dan Cinta

irozuku sekai no ashita kara
© Yuuko Kakihara• Infinite• P.A Works/ Irozuku Sekai no Ashitakara

Saat pertama berada di tahun 2018, Hitomi bertemu dengan siswi SMA yang membantunya karena kasihan melihat Hitomi kebingungan. Kedua siswi ini yang akan menjadi teman Hitomi pertama kali disana, yaitu Kurumi dan Asagi. Mereka adalah anggota klub Fotografi di sekolahnya. Saat pindah sekolah, mereka mengajak Hitomi agar bergabung dengan klub mereka.

Di klub ini Hitomi bertemu dengan laki-laki yang suka menggambar. Namun spesialnya, Hitomi dapat melihat warna dari gambar yang dihasilkan laki-laki tersebut. Selama hidup, baru kali itu Hitomi dapat melihat apa yang disebut Warna.

7 orang yang bergabung dalam klub fotografi menjadi teman yang baik bagi Hitomi. Namun pertemanan mereka beberapa kali diterpa masalah, termasuk masalah cinta. Kisah cinta anak SMA yang cuma dapat diselesaikan dengan cara yang dewasa, bukan dengan melarikan diri.

Beberapa kali Irozuku Sekai no Ashita Kara juga tidak hanya menceritakan masalah tokoh utama, tetapi juga dari sisi teman-temannya. Sangat menarik melihat bagaimana karakter SMA yang menyelesaikan konflik pribadi mereka, dari masalah pekerjaan, cita-cita dan masa depan yang sulit digapai.

Alu Cerita yang pas

Iroduku The World in Colors
© Yuuko Kakihara• Infinite• P.A Works/ Irozuku Sekai no Ashitakara

Hitomi pergi ke masa depan untuk mencari cara supaya dapat melihat warna dunia. Disana ia akan bertemu dengan neneknya versi muda. Alur cerita campuran dalam anime ini mempengaruhi jalan ceritanya yang sekali jalan selesai. Cerita ini biasa identik dengan ending yang kurang menyenangkan karena perginya tokoh utama setelah misinya terselesaikan.

Namun yang menarik adalah proses pengembangan karakter sebelum mereka masing-masing benar-benar berpisah. Hitomi yang tidak bisa melihat warna adalah perempuan yang tertutup yang tidak mampu mengutarakan perasaannya. Aoi Yuito adalah orang yang gambarnya dapat dilihat warnanya oleh Hitomi, namun ia juga cenderung menutup diri dari orang lain.

Walau bukan anime bergenre Slice of Life, Irozuku Sekai no Ashita Kara mempunyai cerita yang santai namun serius karena konflik ceritanya. Anime ini adalah anime original yang naskahnya ditulis oleh Yuuko Kakihara dan diproduksi oleh P.A Works. Bagi kalian yang mencari anime dengan tema time travel sekaligus misteri dan mengangkat isu pertemanan, Irozuku layak untuk kalian tonton.

Petamilenial.com