Dapatkan informasi terkait COVID-19

10 Quotes Cinta Bersajak Puisi Indah Teruntuk Ibunda Tercinta

“Kadang sebuah rasa tidak ada pudar tanpa serpihan masalah

Rumit penuh akan cinta dan derita.”

Harry Ponne

Apa? Apalah arti kata itu?

Harry Ponne

Aku tak pernah tahu

Bahkan aku tak akan jumpai ia

Sebut saja itu cinta

Harry Ponne

Bahkan aku tak akan jumpai ia

Sebut saja itu cinta

Aku tak pernah tahu

Bahkan aku tak akan jumpai ia

Sebut saja itu cinta

Harry Ponne

Pilu setetes mata hati telah menutup

Selaputnya seolah hina akan cinta

Akan hancurnya oleh rasa teman

Teman yang tiada berkali dua

Bahkan berkali tiga

Ataupun harus dibagi ribu

Harry Ponne

Sebutlah seseorang itu pecandu

Karena yang namanya pecandu itu adalah tagih

Bahkan lebih kasar dari ketagihan

Ketagihan dalam cinta

Harry Ponne

Engkau kadang bingung

Lebih membingungkan jika kau sebut bingung

Pada sebuah hati yang kebingungan

Harry Ponne

Apa yang aku lihat

Apa yang aku tatap

Tidaklah seorang tahu?

Tapi harus kau tau jikalau mataku hanya menatap

Sebuah tatapan indah untuk yang tercinta

Harry Ponne

Perasan ini terkadang tumbuh berbunga

Kadang seolah menerpa mata

Dan terkadang hanya ia yang ada di mata

Harry Ponne

Dapatkah aku bercerita tentang itu?

Jawabnya; Kurusa tidak karena dia telah melupakanmu!

Harry Ponne

Jangan pernah memanggil aku dengan sebutkan cinta

Karena cinta di dunia itu banyak orangnya

Tapi kalau engkau memanggil aku dengan sebutan rasa

Maka sebutan itu selalu terpendam dalam jiwa

Harry Ponne

‘Cinta ibarat sepanggal sapu

Karena sapu mampu membersikan hati dari kotoran debu kesendirian’

Harry Ponne

Sajak Kata

Sebut Aku Sedang Rindu

Oleh Harry Ponne

Sajakku berkata; ini ialah mulut

Membuihkan curahan semerbak

Lalu meneteskan air yang seolah-olah sengaja

Ibu….

Panggil aku dalam kerinduan

Aku benar rindu

Aku benar berat

Dan aku bahkan benaar rindu  berat

Tangan menerpa lantai

Kasar bukan? Iya, ini sudah kasar

Kemudian lantai membujuk

Kau harus tahu duhai anak

Aku saksi ibumu untuk bertapa

Bekerja demimu

Demi sebuah impianmu

Ibumu bahkan tak hela menidurkan badannya ke sisiku

Padahal ia sudah letih, lesu tak ada rasa

Sudah cukupkah cara ini

Aku yakin belum terpenuhi

Bilang hanya memandang semacam bentuk wajah

Rindu bayangkan aku bersama ibu

Rindu tolong hadirkan ia di sini

Tuk hargai sebuah kata

Yaitu….

Rindu….


Sajak Kata

Mangkuk Mie

Hantarkan perlahan setelah itu

Hembuskan lalu tebarkan

Jari-jari menepi pada sebuah mangkuk

Dibilas agar engkau tampak bersih

Putih warna seperti kain kafan

Namun, apalah arti sebuah cawan untukmu?

Gigi tampak seakan tertawa terbahak-bahak

Selesaikan!

  • Tamyiz, 28 Februari 2020
Ponne
umur 21 tahun :)