Dapatkan informasi terkait COVID-19

Benarkah Akan Terjadi Prahara di Pertengahan Ramadhan Malam Jumat? Simak Jawaban UAS

Para pakar hadits menilai hadits tersebut palsu
prahara 15 ramadhan

Beredar pesan berantai yang menggemparkan jagat online. Pesan itu disebar berantai melalui group-group Whatsapp dan diterima dengan beragam respon oleh masyarakat. Pesan yang memberitakan kejadian menyeramkan akan terjadi di pertengahan Bulan Ramadhan bertepatan dengan malam jumat. Disebut bahwa prahara (bencana) tersebut akan terjadi di bulan Ramadhan tahun 2020 ini, yakni tanggal 15 Ramadhan yang bertepatan dengan malam Jumat.

Bagi Sebagian orang pesan ini tidak terlalu memberi efek kejutan, karena pesan yang sama pernah beredar di tahun-tahun sebelumnya terutama menjelang Bulan Ramadhan. Namun tahun ini sepertinya sedikit special, diberitakan bahwa akan ada Asteroid yang melintas di dekat bumi pada pertengahan Ramadhan tahun ini. Seperti yang dilansir dari laman Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Asteroid ini akan melintasi bumi pada 8 Mei, pukul 04.48 WIB pada jarak 4,33 jb (jarak bulan) atau 1,66 juta kilometer

Walaupun LAPAN termasuk NASA telah memberi penjelasan bahwa Asteroid yang melintas ini tidak cukup berbahaya bagi bumi karena jarakanya yang cukup jauh, namun bagi penyebar “pesan Huru-Hara” 15 Ramadhan, berita ini menjadi bumbu yang sedap untuk membuat pesan berantai tersebut semakin menarik dibaca, dan tentu dibagikan lebih luas lagi.

Pesan tersebut mengutip Hadits yang menyatakan jika tanggal 15 Ramadhan bertepatan dengan malam Jumat, maka akan terdengar suara keras yang mengagetkan semua orang. Yang tidur pulas akan terbangun, yang bangun akan kaget, perempuan-perempuan berhamburan keluar dari biliknya. Pada hari itu akan terjadi gempa bumi merata di mana-mana.

Karena sebagai manusia yang dikaruniai akal oleh Allah, sudah sepatutnya kita mengecek kebenaran atas segala informasi yang kita terima. Salah satunya dengan merujuk kepada orang yang ahli dalam permasalahan tersebut.

Bijak dalam menyikapi Hadits

Dalam satu kajian, Uztadz Abdul shomad menjawab pertanyaan salah satu jamaah mengenai Hadits ini. Jika ada tahun dimana tanggal 15 Ramadhan atau pertengahan ramadhannya bertepatan dengan malam jumat, apakah kejadian dalam hadits tersebut benar-benar akan terjadi pada Ramadhan tahun tersbut?

Uztadz Abdul Shomad pun menjawab, bahwa tidak ada satupun makhluk yang mengetahui persis kapan terjadinya kejadian yang telah Allah tetapkan, termasuk hari kiamat. Lantas apakah pada pertengahan Ramadhan malam jumat tersebut akan terjadi huru-hara sebagaimana yang disebutkan dalam hadits? UAS menjawab Wallahu a’lam bi showab

Kita tidak akan pernah tau, karena kejadian tersebut belum terjadi. Namun kita tetap perlu bersiap-siap dengan amalan kita. Andai peristiwa tersebut terjadi, maka kita telah bersiap-siap.

Namun, jika peristiwa tersebut tidak terjadi maka bukan berarti Rasulullah yang berbohong, tetapi hadits tersebut Palsu (hadits palsu dan tertolak). kata UAS dalam kajian tersebut.

Dalam kesempatan lain, UAS memberikan penjelasan seperti yang dilansir dari republika.co.id bahwa benar dalam hadits tersebut disebut bahwa Ketika pertengahan Ramadhan bertepatan dengan malam Jumat akan terjadi parahara, akan ada suara keras yang mengejutkan. Suara atau tiupan itu akan membangunkan orang-orang yang tertidur, mengejutkan orang yang terjaga, membuat para perempuan keluar dari tempat pingitannya.

Namun para pakar Hadits terdahulu telah memberi komentar atas hadits tersebut. Imam Ibnu al-Jauzi menulis komentarnya dalam Kitab al-Maudhu’at Juz III, halaman 191, bahwa hadis itu adalah hadis palsu. Begitu pula menurut Imam ad-Dzahabi, juga berkata bahwa hadis itu hadis palsu yang tidak mempunyai sanad ke perawi hadits yang tsiqoh atau terpercaya.

UAS menghimbau jika kita menemui hadits yang mempunyai redaksi kabar atau berita prediksi dan perkiraan, jika sumbernya benar maka kita perlu bersiap-siap. namun jika tidak terjadi pun, kita sudah bersiap-siap. dan ini lagi-lagi bukan berarti rasulullah yang berbohong, namun hadits tersebut yang palsu. Wallahu a’lam.

berikut video kajian Uztadz Abdul Shomad

Salam hangat
Petamilenial.com

admin
pemalas dan buruk dalam pertemanan, menjadi penulis adalah mimpi sehari-hari