Objektif Melihat Agnez Mo

2 Likes Comment

Rasanya tidak perlu merasa aneh lagi melihat hal-hal yang viral di Indonesia. Bisa dilihat dari konten-konten yang diviralkan di media sosial, rasanya jauh sekali dari muatan Pendidikan yang mendukung pembangunan sumberdaya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang akan datang dikemudian hari. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana ‘orang-orang kita’ merespon suatu peristiwa. Baru-baru ini viral sebuah cuplikan video Agnez Monica yang mengatakan bahwa dia sebenarnya bukan ‘orang asli’ Indonesia

Bagaimana orang merespon “cuplikan video singkat” sangat menarik. Banyak respon negatif yang bisa dipastikan berasal dari sedikitnya informasi yang diterima otak sehingga membuat kesalahan dalam membuat kesimpulan. Banyak yang mispersepsi saat melihat cuplikan Agnez Mo mengatakan “Yea, Cause I actually dont have Indonesian blood whatsever. Cause I’m actually German, Japanese, Chinese, I was just born in Indonesia”

Yah tidak penting sebenanrnya untuk mengetahui apakah Agnez Mo memamg tidak memiliki darah Indonesia atau tidak, yang pasti dia secara hukum berkewarganegaraan Indonesia. karena itu dalam video wawancaranya dengan Kevan Kenney dalam akun youtube Build Series, di menit ke 5 detik 50 saat Kevan Kenney menanyakan seberapa beragamnya kebudayaan di Indonesia

“Indonesia sangat menarik, terdiri lebih dari 18 ribu pulau. Setiap pulau mempunya musik berbeda, pakaian tradisional yang berbeda. Secara umum, musik di Indonesia sangat beragam, dan saya tumbuh dengan itu semua. Menarik sekali, saya bernyanyi di gereja  sedangkan di sisi lain ada musik tradisional Indonesia. dan Ini menjadi bagian dari saya. Corak musik yang saya hadirkan bukan semata perwakilan budaya tertentu di Indonesia, tapi lebih dari itu, yakni keterbukaan budaya Indonesia, dan saya berdiri di situ”

Dalam video lengkap terlihat Agnez Mo ingin menunjukkan kebaragaman yang begitu terjalin harmonis di Indonesia. terbukti dari jawabannya tentang keberagaman yang ada Indonesia dari pulau-pulau yang berbeda, Bahasanya yang berbeda bahkan dari segi pakaian tradisionalnya. Ia menjelaskan bagaimana ia sebagai minoritas disana tumbuh ditengah semua keberagaman itu. Ini sangat menarik sebenarnya.

Yah walaupun sebenarnya tidak terlalu penting untuk mengetahui apakah benar Agnez tidak memiliki darah Indonesia, tapi yang pasti dia secara hukum berkewarganegaraan Indonesia. negara ini butuh orang-orang yang sudah Go International seperti dia. Dalam wawancara tersebut Agnes mempromosikan Indonesia kepada internasional agar dunia percaya dan segan serta tau keunggulan dari negara kita.

Orang-orang seperti Agnez, katakanlah seperti Joe Taslim, Iko Uwais bahkan Uztadz Abdul Shomad yang sudah dikenal masyarakat luar negeri punya potensi menjadi idola yang digemari masyarakat asing. karena itu ketika terjadi peristiwa seperti ini harusnya mereka dirangkul bukannya dipukul. Terlebih jika diakibatkan oleh kesalahan masyarakat dalam memahami fakta. karena mereka inilah yang mengenalkan Indonesia kepada dunia luar.

Sebagaimana kita lebih tau Blackpink daripada Kemenpora-nya Korea selatan, kita lebih mengenal Lionel Messi daripada presiden Argentina, bisa jadi masyarakat luar lebih mengenal Agnez Mo daripada Presiden Indonesia, bisa jadi Uztadz Abdul Shomad lebih dikenal di luar daripada anggota DPR kita sendiri. Karena itu kita butuh kolaborasi antara masyarakat, negara dan individu yang menjadi idol tersebut agar Indonesia semakin dikenal baik oleh masyarakat Internasional.

You might like

About the Author: robin

pemalas dan buruk dalam pertemanan, menjadi penulis adalah mimpi sehari-hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *