Dapatkan informasi terkait COVID-19

5 Benda dan Tempat Rawan Penyebaran Virus Corona

Pada hari Jumát tanggal 6 Maret 2020 Harian Republika mengabarkan pasien suspect atau terduga terinfeksi Covid-19 memenuhi ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso di Jakarta Utara. Ruang Isolasi yang menangani pasien suspect virus corona jenis baru itu telah dinyatakan penuh sehingga pasien yang datang untuk melaporkan gejala diarahkan ke rumah sakit rujukan. Setidaknya lebih baik demikian, daripada pasien suspect dimasukkan ke ruangan yang bukan untuk isolasi.

Virus Corona hari ini telah menjadi momok yang menelan rasa aman masyarakat global. Berbulan-bulan sebelumnya setelah dinyatakan berasal dari Wuhan, Corona masih dalam status endemik. Penyebaran yang begitu cepat membuat Covid-19 ini berubah status menjadi Pandemik yang membuat warga global menjadi was-was. Penyebaran virus begitu cepat, hingga saat ini Covid -19 telah mewabah ke 84 negara dan menginfeksi sebanyak 97.885 manusia. Angka ini tidak dihitung dengan mereka yang berakhir dengan meregang nyawa (kompas.com)

Walaupun terdapat pasien yang sembuh, obat yang dapat mengatasi virus ini belum ditemukan. Mereka yang sembuh adalah pasien yang bergantung pada imunitas dan kekebalan tubuh. Karena itu dibanding yang sembuh, mereka yang meninggal karena virus ini lebih banyak. Karena itulah satu-satunya jalan adalah bagaimana upaya kita untuk melakukan pencegahan agar virus ini tidak menyebar semakin meluas.

Bagi kamu yang sering melakukan aktivitas diluar rumah, maka ada beberapa tempat yang diwaspadai sebagai tempat penyebaran virus. Di tempat ini usahakan untuk mengurangi atau menghindari kontak dengan benda-benda setempat.

1. Transportasi Umum

Jakarta adalah contoh kota yang paling maju di Indonesia. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya jumlah masyarakat yang menggunakan transportasi umum sebagai moda transportasi pilihan. Gubernur Anies Baswedan mengatakan bahwa di Jakarta masyarakat yang menggunakan transportasi umum telah menyentuh angka jutaan. Dari sini kita menarik kesimpulan jika Transportasi Umum seperti Bus Trans Kota, LRT dan MRT adalah tempat paling rawan penyebaran Virus.

Karena itu saat berada di Transporasi Umum, kurangi kontak dengan benda-benda sekitar, hindari memegang langsung menggunakan tangan. Pegangan tangan di Bus dan LRT/MRT sebisa mungkin harus dihindari. Dan yang penting tetap memakai masker dan minta orang-orang sekitar dirimu mematuhi etika batuk dan bersin.

2. Toilet Umum

Walaupun toilet Mall terlihat sangat bersih dan wangi, belum tentu tempat ini bebas virus dan bakteri. Virus tidak bisa dilihat secara langsung menggunakan mata telanjang. Banyaknya orang-orang menggunakan toilet umum di Mall setiap harinya, membuat WC umum menjadi tempat yang rawan virus.

Biasanya di toilet umum, telah disediakan Hand Sanitizer dan tisu. Saat kita terpaksa memegang kepala keran atau tombol flush toilet, usahakan untuk langsung mencuci tangan dengan bersih. Ingat untuk TIDAK memegang atau menggaruk wajah sebelum kita memastikan tangan sudah dicuci dengan baik dan benar.

3. Sekolah/Kampus/Universitas

Mungkin ini adalah hal menyedihkan, tetapi tempat yang tinggi insensitas interaksi manusia seperti sekolah, universitas dan kampus adalah tempat yang rawan penyebaran virus. Karena itu beberapa negara telah meliburkan kegiatan belajar dan mengajar di Sekolah. Ini adalah upaya pemerintah tersebut untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19 lebih luas lagi.

Di Indonesia, walaupun belum terdapat indikasi penyebaran Virus Corona di sekolah/Kampus, melakukan tindakan pencegahan adalah sikap yang terbaik. Usahakan saat berada di sekolah, kurangi memegang benda yang sangat umum dipegang oleh orang lain. Walaupun terpaksa, kamu harus ingat setelah itu kamu harus pastikan mencuci tangan dengan baik. Dan selalu ingat untk tidak menyentuh wajah sebelumnya.

4. Gagang pintu

Ditempat manapun, gagang pintu adalah benda yang paling banyak dipegang oleh manusia. Tiolet, Minimarket, perpustakaan, ruang kelas, dan ruangan-ruangan lain tempat berlalu lalangnya manusia. Terkadang kamu haru melakukan hal yang tabuh dilihat orang, yakni tidak membuka pintu menggunakan tangan, tetapi mendorong pintu menggunakan lengan.

Bagaimana jika pintu menggunakan gagang putar sehingga mengharuskan tangan memegangnya? Maka kamu bisa menggunakan tisu sebagai alas tangan, atau menggunakan tangan secara langsung dan mencuci tangan dengan sabun setelahnya.

masker selalu penting, tetapi jangan sampai menimbunnya

5. Pegangan tangga dan tombol lift

Diruangan yang bertingkat sangat umum dijumpai tangga ataupun lift. Setiap harinya benda ini disentuh oleh banyak orang. Saat menggunakan tangga usahakan untuk tidak memegang pegangannya. Berjalanlah secara normal tanpa mengandalkan pegangan untuk menyanggah badan.

Saat beda di lift usahakan untuk menggunakan alas/benda sekali pakai seperti tisu untuk memencet tombol lift. Hal ini penting mengingat setiap harinya banyak orang-orang yang kita tidak ketahui berlalu lalang menggunakan lift.

Selain itu ….

Banyak sekali benda dan tempat yang digunakan khalayak umum yang mesti diwaspadai sebagai tempat penyebaran virus. Tetapi 5 poin diatas adalah yang paling tinggi insensitas penggunaan bersamanya. Tetapi yang terpenting, bukan sikap kita untuk menjauhi atau menghindari interaksi secara berlebihan, seperti tidak mau bersalaman dengan teman. Tetapi bagaiman diri kita pribadi berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan tangan selalu dicuci dengan baik setiap memegang atau bersentuhan dengan benda umum. Bukan membuat kita menjauhi interaksi dengan orang-orang terdekat.

Karena itu tindakan yang dapat dilakukan adalah

  • Senantiasa mencuci tangan setelah memegang/bersentuhan dengan benda umum
  • Mengurangi interaksi dengan orang yang sakit flu, pilek atau batuk berlebihan. Dan meminta mereka untuk mematuhi etika yang berlaku dan memeriksanya ke rumah sakit.
  • Menjaga kebersihan lingkungan, tempat tinggal, sekolah dan tempat kerja.
  • Memperkuat kekebalan imunitas tubuh dengan rajin mengonsumsi makanan bernutrisi, vitamin dan herbal yang dapat meningkatkan kekebelana tubuh rerhadap virus.
  • Mulai menerapkan gaya hidup sehat, tidur teratur yang cukup, banyak melakukan aktivitas fisik seperti olahraga dan mengurangi kebiasaan rebahan yang berlebihan.

penulis : robin
penyunting : admin

admin
pemalas dan buruk dalam pertemanan, menjadi penulis adalah mimpi sehari-hari